Rabu, 29 April 2009

Berrrtukar nasib???

Semalam waktu selesai shalat maghrib berjamaah, nggak sengaja adik aku yang paling kecil muterin tayangan di sctv. Sejenis reality show. Namanya 'Tukar nasib'. Baru pertama kali nonton, karena di jam-jam segitu biasanya kalau selesai sholat langsung belajar
nggak butuh waktu lama buat kami semua hanyut dalam tayangan itu. Ada dua buah keluarga. Si kaya, dan si miskin. Dimana nanti mereka saling bertukar nasib. Si kaya jadi si miskin, si miskin jadi si kaya. Selama tiga hari. Dan harus melaksanakan setiap aktivitas yang selalu dikerjakan di keluarga tersebut. Waktu pertama kali nonton, aku melihat biasanya si kaya ini saking syoknya, nggak pernah merasakan kehidupan susah, sampai-sampai histeris mau pulang, nggak mau ngelanjutin acaranya! Haha, ada-ada aja padahal baru melihat rumahnya saja, si kaya ini langsung teriak-teriak minta pulang! Biasanya sih, yang sering kayak begini dominan Ibu rumah tangganya. Kalau sang suami mungkin, sudah pasrah, karena niatnya dari awal memang ingin memberi pelajaran pada anak-istri mereka, bagaimana susah-payahnya orang lain mencari nafkah, untuk biaya kehidupan mereka. Sementara keluarga mereka sudah senang. Mau apa aja langsung bilang, dan tadahh... terkabul deh!
Waktu nonton acara ini, tiba-tiba saja ayahku ketawa, dan ngomong kayak gini ke adikku yang nomor dua, "tengok, Mir, cemana susahnya orang lain cari makan. Mesti banting-tulang dulu. Emir tinggal bilang aja, tingkahnya banyak kali."
Haha aku lucu mendengarnya, apalagi waktu melihat yang dinasehati malah cengar-cengir.
Memang benar juga kata ayahku. Adikku yang satu ini memang tingkahnya minta ampun! Hal-hal rutin yang biasanya dia buat : Ngomel-ngomel karena makanan di rumah nggak enak. Ngomel-ngomel karena nasinya kekerasan. Paling ogah makan makanan yang ada di warung kaki lima. Nggak suka jorok-jorok. Paling suka ngejek orang. Suka marah-marah kalau baju yang mau dipakainya nggak ada di lemari, lantaran belum digosok yang kerja dirumah.
Hadohhh... nasib apa punya adek banyak tingkah kayak begini
Tingkahnya memang bengal, tapi aku paling suka sirik sama dia. Bukan sirik sih, cuma merasa gimana... gitu, karena kayaknya dia jauh lebih 'maju' daripada aku. Waktu UAN nilainya tertinggi nomor 'dua ' di sekolah, udah gitu sekarang terpilih jadi anggota osis, dan ketua di bidang olah raga. Halo... dia kan punya penyakit ASMA??? (Heh! dia adekmu) Tapi heran juga, walau sebenarnya senang sih. Biarlah dia maju, kan nanti aku yang bangga punya adek pintar kayak dia :)
Lho? Lho? Arah pembicaraannya kemana nih?
Jadi, ayahku bilang begini lagi, "Gimana kalau kita ikut acara ini? Biar kalian tau, dan belajar juga berusah-payah menjalani hidup ini. Karena nggak selamanya kita hidup senang. Kalian senang karena masih ada orang tua. Nanti kalau nggak ada, apa mau dibilang? Makanya belajar yang rajin, biar hidupnya nanti enak."
Diam semua...
Tiba-tiba acaranya habis, berganti dengan tulisan 'KELUARGA ANDA INGIN BERTUKAR NASIB?'
"Catat alamatnya. Biar kita tukar nasib."
Walah! Aku nggak tau deh, apa ayah benar-benar serius dengan omongannya atau cuma bo'ongan. Kalau benar sih... aku nggak tau deh, mau bilang apa

Jumat, 24 April 2009

Menyesal...

Dulu, waktu masih SMP, aku suka baca komik. Atau majalah. Atau juga koran (kalau gak ada bacaan) sampai-sampai koleksi komikku sudah hampir satu dus kotak besar. Tapi kebanyakan sudah kuloakkan habisnya tempatnya sudah nggak muat! Tapi sempat kesal juga, satu dus kayak gitu (isinya nggak tau deh barapa, banyak banget!), tapi cuma dapat tiga puluh ribu! Hah! Tak apalah. Lagian komik-komiknya juga komik jadul. Lumayan, bisa makan bakso waktu itu.
Tapi sekarang, waktu saya lihat-lihat kamar saya, kok ya, malah banyakkan tumpuka novel. Padahal dulu aku ini super-duper-benci sama yang namanya novel, atau teenlit-teenlit gitu. Nggak bermutu!* waktu itu kataku. Tapi sekarang, aku malah ketagihan baca, dan mulai berpikir,* wah, enak juga ya kalau nulis-nulis cerita kayak begini

Akhirnya, aku hijrah, dari yang dulunya suka-hobi-koleksi-yang berbau-bau lukisan atau gambar, sekarang jadi suka menulis! Sudah dua tahun vakum, jadi tadi aku iseng melukis. Gambar-gambar tokoh anime sih masih bisa, tapi kok, waktu mau melukis pemandangan yang gambarnya hidup, kok jadi kagok begini?? Sempat bolak-balik koyak kertas, sampai akhirnya (pensil, kanvas, cat krayon, air, penghapus, spidol, plus gelas kaca) terbang semua, saking emosinya! Kenapa diriku ini nggak bisa melukis lagi salahku juga sebenarnya. Siapa suruh terus-terusaaan menulis, main ps, ol gak jelas, dan nggak pernah lagi melatih tangan ini, agar nggak kaku! Sekarang... malah marah-marah gak jelas! Tapi aku sedih nyesal, dan berapi-api
Mmppfff... (sabar cha, nanti cepat tua!)

Rabu, 22 April 2009

Game seru!

Liburan panjang enaknya diisini dengan ngapain? Hang out bareng teman, shoping bareng Mama, atau malah molor seharian di rumah? Haha... jangan deh ya, nanti jadi ndut kayak aku!
Buat yang ada PS 2 di rumah, aku usulin mendingan main game ini, nih : BULLY!
Mungkin sebagian besar dari kalian menganggap ini kedengaran *seperti anak-anak*, tapi coba deh! Dijamin pasti seruuu....

Di game ini kita memainkan tokoh seorang remaja bernama Jimmy di sekolah barunya, Bullworth. Seperti sekolah-sekolah, di game ini kita akan menjadi pengendali si peran utama, dalam menjalani kehidupannya. Ada beberapa mata pelajaran yang diujikan di setiap kelas, dimana ada dua mata pelajaran pada setiap kelas dalam satu hari. Jika kamu lulus dalam satu pertemuan, kamu akan mendapatkan hadiah, dalam bentuk yang beraneka ragam. Tapi jika kamu bolos kelas, kemungkinan kamu akan ditangkap ketua murid. Berhati-hatilah pada musuh-musuh seperti preman, para atlit, anak rajin, nerd, atau anak kaya. Karena suatu saat nanti satu-persatu diantara kelompok itu akan kamu hadapi dengan pertarungan, seiring dengan pergantian chapter.
Masa-masa tersulit mungkin ada di chapter kelima. Dimana ketika kamu sudah bisa bersosialisasi dengan baik, tapi masalah baru muncul kembali, membuat seisi sekolah membencimu *kecuali para
preman.

Kelas yang paling seru untuk diikuti mungkin kelas bahasa inggris. Di kelas ini kamu akan bermain teka-teki, menebak beberapa huruf yang disusun acak, membuatnya menjadi suatu kata, dengan jumlah yang banyak. Usahakan kamu berlaku sopan pada siapapun. Dan jangan pernah mengejek, atau menabrak seseorang, karena orang tersebut bisa saja marah. Bantulah orang-orang yang memerlukan bantuanmu. Jika berhasil, orang tersebut akan merasa senang, dan kamu akan mendapat bayaran darinya.
Jika kamu memerlukan bantuan atau pengawal, bayar saja Russel, salah satu preman yang mungkin
terkuat di Bullworth, agar dia mau membantumu.

Jangan berkeliaran larut malam, karena merupakan pelanggaran. Dan jangan tidur larut malam, karena kamu akan pingsan, dan akan dirampok saat kamu tidur. Radar bintang menunjukkan dimana tugas-tugas yang harus kamu selesaikan. Kamu juga bisa mendapat lokasi aman baru jika merebutnya dari para berandal.


Gamenya seru bukan? Kalau gitu, silahkan coba. Silahkan beli kasetnya di toko-toko terdekat. Atau kalau mau, silahkan hubungi saya, mungkin saya akan usahakan mengirim kasetnya ke tempatmu. Silahkan dicoba!


Jumat, 03 April 2009

pusing

Akhirnya blog 'kampret' ini bisa dibuka lagi...
Benar-benar udah bingung, gimana caranya mengganti TEMPLATE BLOG!!!!
bantu dong...